bully



Hasil gambar untuk anak sekolah bully

Namaku adalah betrian. Aku punya seorang sahabat bernama fagian. “Aku tak mengerti kenapa semua teman-temanku membenci dia?”. Padahal dia anaknya baik dan pintar?. Munghkin karena penampilannya bisa di bilang culun , tapi apakah dengan dia agak berbeda dengan kita ,membuat dia harus di bully ?, padahal dia tidak pernah menggangu siapapun .

Kring… kring suara lonceng sepedaku berbunyi, terlihat dari kejauhan fagian yang sedang berpamitan dengan ibunya.
“Nak ingat jangan dengarkan teman-temanmu yang senang mengejekmu, karena sebenarnya mereka tak tahu apa-apa” ucap ibu fagian.
“Baik bu…” jawab fagian dengan senyum tipis dari bibirnya. Setelah berpamitan aku dan Kania pun berangkat ke sekolah.

Sesampainya di sekolah fagian langsung disambut dengan ejekan dari teman-temannya. Tetapi yang paling sering adalah david dan yoga seorang anak dari pemilik sekolahan tempat fagian belajar.
“Hey teman-teman si culun dateng nih!!” Ucap david.
“yaaa si culun berangkat sekolah ga berani sendiri haha” sahut dari yoga.
Dengan menghiraukan ucapan itu fagian terus melangkahkan kakinya dengan perjalanan yang membisu dan diiringi tatapan sinis dari teman-temanya sepanjang perjalanan. aku yang berada tepat di belakangnya hanya bisa menarik nafas panjang dan mencoba menyemangati Kania kembali.
“fagian yang sabar ya! dan tetap ingat nasihat ibumu” ucapku penuh semangat.
fagian hanya bisa menjawab dengan menganggukkan kepala dan dengan senyum tipis dari bibir manisnya. Melihat senyumnya, aku merasa lega karena keadaan fagian baik baik saja.


Setelah itu aku tarik tangan fagian dan mengajaknya masuk kelas. Suara bel berbunyi itu tandanya pelajaran akan dimulai. Dari kejauhan terlihat pria tegap yang menuju kelas untuk mengajar Bahasa Indonesia yaitu Pak Teguh. Pada pelajaran kali ini Pak Teguh meminta tugas untuk dikumpulkan. Semua murid pun mengeluarkan tugasnya kecuali fagian yang terlihat kebigungan seperti sedang mencari buku tugasnya.
“Apakah bukunya tertinggal, atau fagian salah menjadwal mata pelajaran, atau apa mungkin bukunya terjatuh?” pikirku, akupun ikut cemas dan kebingungan. Belum sempat aku mecoba membantu fagian, Pak Teguh sudah menghampiri Kania yang sedang sibuk mencari buku tugasnya.
“Apa kau tidak mengerjakan tugas fagian!” bentak Pak Teguh dengan wajah kekesalan.
“Sudah pak, sudah tetapi bukunya tidak ada” jawab fagian dengan lirih.
Kepala fagian menunduk dan matanya melirik tajam ke david dan yoga yang sedang tertawa cekikikan melihat fagian yang sedang dimarahi oleh pak Teguh. Dalam hati fagian seolah-olah memberontak sehingga nafasnya tidak teratur. Melihat semua itu aku merasa semua pertanyaan pertanyaanya kini sudah terjawab, bahwa semua masalah yang dialami fagian sekarang adalah ulah david dan yoga.

Sikap david dan yoga terhadap fagian terus berlanjut hingga pada akhirnya sampai pada kejadian yang menjadi puncak kejailan mereka berdua. Kejadian itu terjadi ketika aku dan fagian sedang bermain kejar-kejaran. Karena sudah bel aku dan fagian bergegas ke kelas. Pada saat masuk, tiba-tiba kaki yoga menghalangi langkah fagian. “breekkk…” terdengar suara yaitu suara fagian yang terjatuh. Pada awalnya david dan yoga tertawa terbahak bahak seolah olah misinya berhasil. aku langsung terkejut melihat fagian yang terjatuh, lalu aku langsung menghampiri fagian dan menanyakan keadaan fagian.fagian hanya terdiam dengan mata terpejam seolah olah menjerit kesakitan, tangannya memegang erat pergelangan kakinya seolah-olah merasa dirinya tidak kuat lagi.

Semua teman-temaku mengerumuni fagian dan aku. Melihat keadaan fagian yang semakin memburuk, wajah david dan yoga menjadi pucat, langkahnya mulai mundur, raut wajahnya penuh ketakutan dan kecemasan. Hari tragis itu berakhir setelah fagian dibawa ke rumah sakit untuk diobati.

Keesokan harinya suasana di kelas menjadi sepi seperti masih terhanyut dengan kesedihan. david dan yoga yang biasanya membuat keramaian di kelas juga hari ini hanya terdiam di pojok belakang kelas. Tak lama kemudian aku datang ke kelas dengan wajah penuh amarah dan kesal. Tatapannya tajam menatap david dan yoga. Tampak Pak Rahmat guru BK di sekolah itu yang berada tepat di belakangku. david dan yoga semakin ketakutan. Keduanya semakin terpojokan dan akhirnya mereka berdua diseret menuju ruang BK oleh pak Rahmat karena kesalahanya itu.

aku sebagai seorang sahabat kini merasa lega, karena akhirnya ia dapat melaporkan kelakuan david dan yoga yang sudah membully teman-temannya. Karena kelakuanya telah merugikan orang banyak. Bahkan tak jarang dari mereka yang sering dibully harus tidak masuk sekolah karena tertekan dan ada beberapa yang pindah sekolah karena sudah tidak kuat menerima caci makian dari david dan yoga.

Setelah satu minggu akhirnya fagian dapat masuk sekolah kembali. Pada hari itu pula untuk pertama kalinya david dan yoga meminta maaf kepada Kania di depan semua teman-temanya. Dan pada hari itu pula menjadi hari terakhir bagi david dan yoga karena mereka telah dikeluarkan dari sekolah sebab kesalahanya sudah tidak bisa diampuni lagi oleh pihak sekolah.

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "bully"

  1. Permisi Ya Admin Numpang Promo | www.fanspoker.com | Agen Poker Online Di Indonesia |Player vs Player NO ROBOT!!! |
    Kesempatan Menang Lebih Besar,
    || WA : +855964283802 || LINE : +855964283802

    ReplyDelete